10 Penyebab Kulit Kering, Bukan Hanya Kurang Air Minum - Cantik Millenial

10 Penyebab Kulit Kering, Bukan Hanya Kurang Air Minum

Kulit kering telah menjadi masalah banyak orang selama ini. Kulit kering bisa terjadi di semua bagian tubuh, termasuk tungkai. Penyebab kulit kering pada umumnya cukup sepele, yaitu kurangnya kelembaban. Tapi, darimana datangnya kekurangan kelembaban itu?

Kulit kering disebabkan oleh gangguan kulit dan disfungsi, atau kekurangan lemak sehat yang diperlukan di atas lapisan kulit.

Lapisan atas kulit terdiri dari sel-sel mati dan minyak alami, yang membantu memerangkap kelembaban agar kulit tetap lembut dan halus. Tetapi jika tidak ada cukup air di lapisan atas sel ini - dapat terjadi jika minyak pelindung berkurang, kulit kering'pun bisa terjadi. 

Dalam banyak kasus, kulit kering bukan masalah besar dan hal itu bisa terjadi pada orang-orang dari segala usia. Kurangnya kelembaban pada kulit dapat menjadikan kulit memerah, bersisik atau gatal, yang pastinya membuat kamu nggak nyaman. Tetapi kadang kulit kering parah, seperti kulit menjadi retak atau berdarah, itu bisa juga berhubungan dengan kondisi kesehatan Jika itu terjadi, segera hubungi dokter. 

Penyebab Kulit Kering

Pelembab menjadi solusi pertama yang pastinya muncul, untuk mengatasi kulit kering. Pelembab memang terbukti bisa mengatasi kulit kering dalam waktu singkat, meski hanya solusi sementara. Tapi, apa sih sebenarrnya penyebab kulit kering itu?

1. Wewangian

Aroma memiliki kecenderungan untuk mengiritasi kulit kering atau membuatnya lebih buruk. Jadi, kamu jangan hanya fokus terhadap aroma wewangian yang menusuk hidung guys. Malah sebisa mungkin, hindari deodoran dan produk perawatan kulit yang penuh aroma, karena wewangian adalah sumber umum dermatitis kontak alergi.

Mungkin diperlukan beberapa waktu untuk melihat iritasi pada kulit kamu akibat wewangian. Nah, untuk menghindari itu, periksa lotion atau deodoran kamu dan pastikan 'bebas pewangi'. Lotion tubuh dan sejenisnya yang dikemas dengan parfum bahkan bisa lebih berbahaya. Jadi, baca label dengan cermat ya!. 

2. Sabun

Meski digunakan setiap hari dengan berbagai varian, banyak jenis sabun dan shampo yang bisa mengurangi kelembaban kulit dan kulit kepala, karena memang diformulasikan untuk menghilangkan minyak. Sehingga, sangat penting bagi kamu untuk memilih sabun dengan hati-hati. Tidak hanya sabun untuk tubuh, jika kamu memiliki kulit kering, harus hati-hati pada deterjen dan pelembut kain. Sebaiknya cari sabun cuci yang lembut. 

3. Genetika

Para peneliti mengatakan bahwa kulit kering bisa diwarisnya. Tapi ini bukan berarti kamu harus menyalahkan orang tua ya guys!. Menurut sebuah penelitian, mutasi pada gen yang mengontrol produksi protein filaggrin - berperan dalam membentuk dan menghidrasi kulit, dapat menyebabkan beberapa kondisi kulit. 

Orang dengan mutasi seperti ini diperkirakan sekitar 10% dari populasi, menderita kulit kering dan memiliki peluang lebih besar untuk terserang eksim. Jika kamu memiliki kulit kering turun temurun, rajinlah menggunakan pelembab yang dapat membantu membangun dan memperkuat lapisan kulit.

4. Air keras

Air keras dalam hal ini bukanlah air raksa ya, tetapi air yang mengandung mineral konsentrasi tinggi, seperti magnesium dan kalsium. Nah, mineral-mineral tersebut dapat meninggalkan llapisan tipis pada kulit yang menyebabkan kering. 

Logam berat mengubah minyak pada kulit menjadi zat kental yang menyumbat kelenjar, memperburuk kondisi seperti jerawat dan mencegah pelembab masuk ke kulit. Sebaiknya kamu menggunakan produk perawatan yang mengandung vitamin A dan C ke dalam rutinitas untuk menangkal lapisan dari air keras tersebut. 

5. Obat jerawat

Adam salisilat sangar bagus untuk mengobati jerawat, tetapi juga bisa mengeringkan kulitmu saat pertama kali pemakaian. Retinol pada beberapa obat jerawat dapat melonggarkan koneksi antara sel-sel pada permukaan kulit, sehingga menyebabkan kulit kering. Untuk mengatasinya, kamu perlu mengurangi penggunaannya. Contohnya dari penggunaan setiap hari, bisa kamu kurangi jadi dua hari sekali dan pastikan memilih pembersih lembut yang tidak memperparah masalah.

6. Udara Kering

Kadang, udara di dalam maupun di luar ruangan bisa menjadi penyebab kulit kering. Udara yang dipaksakan, terutama panas, dapat menurunkan tingkat kelembaban, sehingga membuat kulit kering dan gatal. Kamu bisa tetap menjaga kelembaban kulit dengan menggunakan pelembab kulit dan gunakan lebih awal jika ada tanda-tanda kulit pecah-pecah atau kering. 

7. Mencuci Tangan

Bukankah mencuci tangan itu baik?. Memang. Namun, beberapa orang dengan kulit kering biasanya mencuci tangan terus-menerus, padahal terlalu banyak mencuci bisa menyebabkan kulit pecah-pecah. Hal ini bisa menjadi masalah bagi orang-orang yang bekerja di industri yang sering mencuci tangan ataupun untuk perawatan kesehatan. 

Untuk mengurangi kulit kering akibat sangat sering mencuci tangan, gunakan air hangat, hindari sabun berbahan dasar alkohol dan keringkan tangan dengan handuk. Kemudian, gunakan pelembab kulit setelah cuci tangan. 

8. Air Panas

Kamu mungkin suka berendam air panas atau berdiri di bawah shower air panas dalam jangka waktu lama?, sebaiknya kurangi hal itu. Sering melakukan hal itu dalam waktu berbulan-bulan bisa membuat kulit kering, karena bisa mengeringkan kelembaban di kulit. JIka kamu suka mandi air panas dengan uap yang mengepul, sebaiknya membatasinya tidak lebih dari lima menit dan tetap jaga suhu air tetap hangat, bukan panas. Kemudian, gunakan pelembab kulit dalam satu menit setelah keluar dari shower

9. Penuaan

Sering bertambahnya usia, kulit kering cenderung menjadi masalah. Bahkan, orang dewasa berusia 40 tahun atau lebih tua memiliki resiko lebih tinggi mengalami kulit kering. Seiring bertambahnya usia, kulit menghasilkan lebih sedikit minyak dan semakin kering. Bagi wanita, itu juga bisa disebabkan oleh perubahan hormon yang berhubungan dengan menopause. 

Hal itu bisa diatasi dengan melembabkan kulit setiap hari, atau beberapa kali dalam sehari jika diperlukan. Kamu juga bisa mencari pelembab yang mengandung ceramides, humectants (asam hyaluronic atau gliserin) dan petrolatum. Bahan-bahan tersebut dapat membantu mengisi kelembaban yang hilang dengan memperbaiki lapisan kulit. 

10. Kondisi Medis

Masalah kulit seperti psoriasis dan eksim bisa membuat kulit lebih rentan terhadap kekeringan. Tetapi kulit kering bisa terjadi karena kondisi medis yang tampak tidak berhubungan, seperti diabetes, hipotiroidisme, kekurangan gizi, gagal ginjal atau sindrom sjogren

Untuk mengetahui penyebab kulit kering yang berhubungan dengan hal medis memang sulit. Jadi, kamu harus waspada terhadap tanda-tanda kulit kering, seperti gatal-gatal hebat, kerak, bercak kasar, bersisik pada kulit, hiperpigmentasi dan meradang. Jika hal itu sudah terjadi, sebaiknya berobat ke dokter untuk menemukan solusi yang tepat. 

Itu adalah beberapa penyebab kulit kering. Kulit kering bukan hanya tentang kurang perawatan maupun kurang minum air saja, tetapi banyak hal yang harus diwaspadai dalam kehidupan sehari-hari yang bisa menjadi penyebab kulit kering tanpa kamu sadari. Semoga artikel penyebab kulit kering bermanfaat dan tetap jaga kulitmu ya!. 

Ref : everydayhealth

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel